Tuesday, November 20, 2012

The Park Lane Jakarta Terima Sertifikat HACCP


Fitria Rahmadianti - detikFood Jakarta - 'You are what you eat'. Apa yang Anda makan mempengaruhi diri dan kesehatan Anda. Makanan bukan hanya soal citarasa, melainkan juga keamanannya. Oleh karena itu, standardisasi seperti HACCP sangat penting bagi industri kuliner seperti restoran.

HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) adalah langkah sistematis pencegahan bahaya untuk menjamin keamanan makanan. Mulai dari penyediaan bahan baku, proses pengolahan, sampai produk jadi diperiksa secara teliti. Perusahaan yang lolos uji HACCP akan mendapat sertifikat yang berlaku secara internasional.

Pada Senin (19/11/12), The Park Lane Jakarta menerima sertifikat HACCP dari badan sertifikasi M-BRIO. Sertifikat ini diserahkan langsung oleh F.G. Winarno, Presiden Direktur M-BRIO, kepada Jon Richards selaku General Manager The Park Lane Jakarta.

Richards mengatakan bahwa sertifikat HACCP adalah tanggung jawab besar. "Dulu orang datang ke hotel hanya untuk menginap, namun sekarang mereka juga ke sini untuk mencicipi sajian kami," ujarnya. Karena itu, keamanan makanan adalah hal yang sangat penting. Apalagi, budaya di tempat kerja dapat ditularkan ke rumah, sehingga memicu kebiasaan untuk hidup bersih dan sehat.

Deden Gumilar, Executive Chef The Park Lane Jakarta, mengaku bahwa sertifikasi bukanlah hal yang mudah maupun instan. Butuh waktu setahun untuk The Park Lane Jakarta menyesuaikan diri dengan standar keamanan pangan internasional. "Nantinya, kami akan diaudit tiap enam bulan sekali. Bukan untuk prestige, melainkan untuk keamanan itu sendiri," katanya.

Setelah konferensi pers, awak media diajak berkeliling ke dapur The Park Lane Jakarta. Di sini, Chef Deden menjelaskan beberapa perubahan yang telah dilakukan untuk memenuhi standar keamanan. Di antaranya adalah penggantian lantai dapur dan keran wastafel yang dinyalakan dengan injakan kaki. Di dekat setiap pintu masuk juga ada cairan sanitasi untuk tangan.

Menurut Wida Winarno, Direktur M-BRIO, langkah yang dilakukan The Park Lane ini cukup cepat. "Biasanya butuh waktu dua tahun untuk hotel, karena produknya beragam. Banyak sekali yang harus diperiksa," tuturnya.

Ia menambahkan, banyak hotel yang sudah mendaftar untuk mendapat sertifikat HACCP. Namun, seringkali prosesnya tersendat di tengah jalan karena keputusan manajemen. Memang, untuk menyesuaikan diri dengan standar internasional, diperlukan perubahan yang tak sepele. The Park Lane sendiri merupakan hotel kedua di Indonesia yang mendapat sertifikat HACCP, setelah The Dharmawangsa Jakarta.

F.G. Winarno memberi apresiasi terhadap The Park Lane Jakarta. "Ini bukanlah one man show, melainkan buah kerja keras teamwork. Semoga The Park Lane Jakarta dapat menjadi flag carrier untuk hotel-hotel di Jakarta," ujarnya. Ia menambahkan, M-BRIO akan bertanggung jawab dan menyokong jika ada kendala terkait HACCP.

(fit/odi) Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment